Tuesday, June 17, 2014
Karakter dalam Pembelajaran Fisika
Fisika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari zat dan interaksi komponen-komponennya. Sudah dikenal di masyarakat umum bahwa Fisika merupakan salah satu bidang ilmu yang tergolong “keras” atau tidak mudah dipahami. Fisika dianggap sebagai mata pelajaran dengan kumpulan rumus-rumus yang menjerumuskan siswa dengan hafalan yang memusingkan kepala. Anggapan tersebut, didukung oleh fakta bahwa banyak dari siswa memiliki nilai Fisika termasuk yang terendah di antara seluruh mata pelajaran di sekolah sampai perguruan tinggi.
Hal ini sungguh memprihatinkan, karena sains merupakan ilmu dasar yang harus dikuasai terlebih dahulu dalam rangka penguasaan teknologi pada jaman modern ini. Kita lihat saja, setiap perkembangan sebuah teknologi hamper dapat dipastikan didahului oleh penemuan sebuah gejala fisis baik di tataran makro, mikro sampai nano.
Kembali kami ingatkan tentang tujuan pembelajaran Fisika dalam kurikulum pendidikan di negara kita. Di sana disebutkan agar peserta didik memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut:
1. Membentuk sikap positif terhadap fisika dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur, obyektif, terbuka, ulet, kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain
3. Mengembangkan pengalaman untuk dapat merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan, merancang dan merakit instrumen percobaan, mengumpulkan, mengolah, dan menafsirkan data, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis.
4. Mengembangkan kemampuan bernalar dalam berpikir analisis induktif dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip fisika untuk menjelaskan berbagai peristiwa alam dan menyelesaian masalah baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
5. Menguasai konsep dan prinsip fisika serta mempunyai keterampilan mengembangkan pengetahuan, dan sikap percaya diri sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Seorang penulis buku yang bernama Siti Rohmah pernah mengatakan bahwa memahami konsep-konsep dan selanjutnya memahami prinsip yang menyatakan hubungan antara konsep adalah langkah awal dan sangat penting dalam belajar fisika. Oleh sebab itu, di dalam pembelajaran fisika, unsur kepemahaman atau pengertian jauh lebih dominan daripada unsur hafalan.
Semoga tulisan singkat ini dapat mengingatkan terutama untuk diri saya pribadi mengenai makna dari sebuah pembelajaran Fisika. Selalu berharap agar menjadikan siswa-siswa kita memiliki karakter layaknya seorang fisikawan muda yang mengagungkan kebesaran Tuhannya, bersikap ilmiah, berpikir analisis serta mempunyai keterampilan mengembangkan pengetahuan dan pengalamannya.
Mas Guru: “Kenapa Fisika Itu Asyik”
Wah… Sebagai pengajar Fisika sudah tak terhitung kiranya dengan pertanyaan, “Kenapa bisa suka Fisika?” atau “Kok milih jadi guru Fisika, sih. Fisika kan..? Bla.. bla.. bla.. Kemudian meluncurlah sederetan pandangan menyeramkan seputar mata pelajaran yang satu ini. Awalnya sih, semangat sekali menjelaskan tentang asyiknya Fisika secara normatif. Tapi selau saja ada bantahan. Maklumlah memang sudah terdoktrin di masyarakat bahwa Fisika itu ibarat monster. Nah, lama-lama terpikir perlu jurus jitu juga supaya si penanya langsung “KO”. Jadi, ya kalau ada yang tanya lagi saya jawab saja seperti di komik ini. Hehehe :)
RUMUS FISIKA = MOTIVASI KEHIDUPAN SEHARI-HARI
1. Gaya gravitasi tidak berlalu pada jatuh cinta dan jatuh cinta tidak dipengaruhi oleh berat sehingga setiap orang dpat dengan mudahnya jatuh cinta asalkan mempunyai daya.
2. W=Pt
jika P=0 maka W=0
maksudnya, usaha kita akan berhasil jika kita memiliki daya dan upaya untuk mewujudkannya tepat pada waktunya. Sebaliknya, jikakita tidak berdaya walaupun memiliki banyak watu, maka kita tetap tidak bisa melakukan usaha karena tidak memiliki daya.
3. Faksi=Freaksi
Jika kita melakukan sesuatu yang baik pasti menghasilkan sesuatu yang baik juga, begitu pula sebaliknya.
4. Rumus untuk cinta adalah (kasih+sayang) : 2
Artinyadalam suatu percintaan 2 sejoli harus saling mengasihi dan menyayangi.
5. EM=EP+EK
Setiap langkah yang Anda lakukan dapat menumbuhkan potensi dalam diri Anda dan pikiran Anda akan tergerak untuk mewujudKan cita-cita Anda.
Ternyata selain digunakan untuk menghitung, rumus-rumus fisika juga dapat dijadikan motivasi kehidupan sehari-hari.
Subscribe to:
Comments (Atom)