Motivasi Belajar Intrinsik dan Ekstrinsik
Namun demikian, banyak yang beranggapan bahwa motivasi intrinsik lebih besar pengaruhnya dibandingkan motivasi ekstrinsik. Berdasar pengalaman emperis menunjukkan, motivasi ekstrinsik tak kalah dahsyatnya untuk memacu prestasi belajar siswa.
Misalnya, pemberian penghargaan, hadiah, pujian verbal, dan lain sebagainya, justru sangat ampuh untuk mendorong siswa mau belajar. Sebenarnya dua jenis motivasi belajar di atas, saling mendukung untuk memacu prestasi belajar seorang siswa.
Menelaah Motivasi Belajar Siswa
Menelaah motivasi belajar siswa
– Ada korelasi positif antara prestasi belajar siswa dengan motivasi belajar
yang dimilikinya. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang kuat cenderung
menunjukkan hasil belajar yang memuaskan. Namun demikian, banyak yang
beranggapan bahwa motivasi intrinsik
lebih besar pengaruhnya dibandingkan motivasi
ekstrinsik.
Berdasar
pengalaman emperis menunjukkan, motivasi ekstrinsik tak kalah dahsyatnya untuk memacu
prestasi belajar siswa. Misalnya, pemberian reward (penghargaan), hadiah, pujian
verbal, dan lain sebagainya, justru sangat ampuh untuk mendorong siswa mau
belajar.
Sebenarnya dua jenis motivasi belajar di atas saling mendukung untuk memacu prestasi belajar seorang siswa. Masing-masingnya mempunyai kelebihan tersendiri di samping kekurangannya.
Sebenarnya dua jenis motivasi belajar di atas saling mendukung untuk memacu prestasi belajar seorang siswa. Masing-masingnya mempunyai kelebihan tersendiri di samping kekurangannya.
A.Motivasi
intrinsik.
Ini
adalah dorongan atau rangsangan belajar yang berasal dari dalam diri siswa.
Siswa mau belajar karena atas kemauan sendiri untuk berprestasi dalam belajar.
Kelebihannya adalah jenis motivasi ini dapat bertahan lama. Selain itu,
motivasi ini berpeluang besar untuk mencapai hasil belajar secara optimal.
Namun kekurangannya adalah sulit munculnya kemauan belajar yang benar-benar
berasal dari kemauan siswa. Artinya, tidak mudah bagi guru atau pun orang tua
untuk membangkitkan motivasi belajar intrinsic ini.
B.Motivasi
ekstrinsik.
Motivasi
ini merupakan dorongan atau rangsangan siswa untuk belajar berasal dari luar
diri siswa. Ada faktor luar yang dapat merangsang kemauan siswa untuk belajar
dengan sungguh-sungguh. Kelebihannya adalah bahwa motivasi ekstrinsik
melibatkan orang lain seperti guru dan orang tua siswa. Mereka merasa mendapat
dorongan dan sokongan moril untuk mencapai prestasi belajar yang lebih baik.
Kekurangannya
adalah tidak bertahan lama. Siswa akan giat belajar jika ada motif dari pihak
luar untuk belajar. Pemberian hadiah, penguatan verbal seperti pujian merupakan
contoh motivasi ekstrinsik.
Berdasarkan
uraian di atas, apa pun kelebihan dan kekurangannya, motivasi sangat penting
artinya bagi siswa untuk meraih hasil belajar yang optimal. Oleh sebab itu,
baik guru maupun orang tua, seyogyanya berusaha untuk selalu membangun motivasi belajar siswa dengan cara sesuai
situasi dan kondisi.
No comments:
Post a Comment